Langsung ke konten utama

Postingan

Kisah Ali Bin Abi Thalib dan Wanita Hamil

Dikutip dari buku Menggali Nalar Saintifik Peradaban Islam , pada zaman Khalifah Utsman ada seorang perempuan yang melahirkan dalam usia kehamilan enam bulan. Kemudian perempuan itu dibawa ke hadapan Khalifah Utsman. Mungkin karena ketidaktahuannya, Khalifah Utsman memerintahkan agar perempuan tersebut dihukum rajam (hukuman bagi pelaku zina dengan dilempari batu hingga meninggal) karena dianggap telah melakukan zina. Pada waktu itu pikiran Utsman sederhana saja, masa iya baru enam bulan sudah melahirkan.   Akan tetapi, perempuan itu menolak hukuman tersebut karena ia mengaku tidak pernah berbuat zina. Sontak saja peristiwa ini membuat heboh masyarakat Islam. Maklum karena pada saat itu belum ada informasi valid tentang masa perempuan paling cepat melahirkan adalah enam bulan sebagaimana yang dikukuhkan Imam Syafi’i suatu hari nanti. Hingga akhirnya kabar tersebut sampai ke telinga Ali bin Abi Thalib. Ali menegaskan kalau usia kehamilan minimal adalah ...

Kisah Rasulullah Membahagiakan Orang Lain

Suatu ketika Rasulullah Muhammad SAW sedang bersama para sahabat datanglah seorang wanita tua yang membawa beberapa buah jeruk sebagai hadiah kepada mereka yang sedang berkumpul. Dari tampilannya, Jeruk itu sangat mulus dan menggoda para sahabat untuk memakannya. Namun tidak seperti biasanya, jeruk itu malah dihabiskan sendiri oleh Rasulullah SAW seulas demi seulas dengan muka yang berseri dan senyum di bibirnya. Setelah beberapa saat jeruk itu habis tak tersisa, dan wanit tua itu segera pergi sembari berterimakasih karena Rasulullah sudah mau menerima pemberian hadiah darinya, sedangkan para sahabat memasang wajah heran dan bertanya-tanya karena biasanya Rasulullah SAW selalu berbagi kepada mereka, namun tidak untuk kali ini. Setelah wanita tua itu pergi, kemudian sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW mengapa dihabiskan sendiri jeruknya. Rasulullah SAW kemudian tersenyum dan menjelaskan bahwa dibalik tampilan kulit jeruk yang menggoda itu, ternyata rasa jeruk itu sangat asem dan ti...

Kisah Rasulullah Diracun Wanita Yahudi

Adalah Zainab Binti Harits seorang yahudi dari bani Nadhir yang merasa sakit hati pada kaum muslimin yang telah membunuh ayah, suami dan orang orang tercintanya pada perang khaibar. Perang Khaibar ini terjadi karena pada tahun sebelumnya, khaibar jadi tempat konsolidasi Yahudi dan Kafir Qurays dalam penyerangan ke kota madinah yang gagal. Karenanya pasukan muslim menaklukan Khaibar yang berakhir dengan perjanjian damai antara Yahudi dan pasukan Muslimin. Namun Zainab binti Harits masih menyimpan dendamnya. Ia punya niat jahat, Ditanyakan ke sahabat rasulullah, apa makanan kesukaan beliau. Ternyata makanan kesukaan Rasulullah adalah bagian dada depan dan pundak domba. Zainab lalu membuat domba panggang lalu menaburinya racun mematikan. Awalnya Rasulullah sempat menolak pemberian makanan itu, namun Zainab berusaha meyakinkan beliau. Akhirnya Rasulullah bersama para sahabat memakan domba panggang tersebut. Hingga ketika hendak menyantap bagian paha depan, Rasulullah baru menyadari kalau...

Rasulullah Disantet Lubaid Al A'sham

Suatu ketika sekumpulan yang ingin mencelakakan Rasulullah pergi ke dukun santet yang terkenal, bernama Lubaid Al A'sham dari Yahudi bani Zuraiq. Lubaid meminta syarat rambut rasul untuk dijadikan media untuk menyantet nya. Dicarilah cara agar bisa mendapatkan rambut Rasulullah. Kebetulan ada seorang yahudi yang bekerja sebagai pelayan rasulullah. Abdul Qudus seorang pemuda lugu yang biasa menyiapkan keperluan pribadi Rasul termasuk menyisir rambut rasulullah. Singkat cerita Lubaid berhasil menyantet Rasulullah dengan media rambut beliau. Beberapa hari Rasulullah mengalami perasaan gelisah, ketakutan. kebiasaan belia setiap sore mengunjungi istri dan sahabat2 nya untuk memastikan mereka dlm keadaan baik, namun krn pengaruh sihir, rasul jadi pelupa. Menyadari ada yang tidak beres dengan keadaannya, Rasulullah berdoa pada Allah SWT tentang keadaannya. Lalu datang 2 malaikat berbentuk laki yang sedang berdialog didekat Rasulullah “Mengapa lelaki ini?” “terkena sihir.” Orang yang di...

Romantisme Rasulullah

Dalam sebuah riwayat, mandi bersama dengan Siti ‘Aisyah radhiyallahu anha dalam satu kamar mandi dengan bak yang sama. Dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, ia berkata, “Aku pernah mandi dari jinabat bersama Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam dengan satu tempat air, tangan kami selalu bergantian mengambil air.” (HR Mutafaqun ‘alaih). Dalam riwayat Ibnu Hibban menambahkan, “Dan tangan kami bersentuhan”. Rasulullah, sering tidur di pangkuan Siti ‘Aisyah, meski istrinya sedang haids. Dari Urwah ia pernah ditanya orang, “Bolehkah wanita haids melayaniku dan bolehkah wanita junub mendekatiku?” Urwah berkata, “Semuanya boleh bagiku, semuanya boleh melayaniku, dan tiada celanya. ‘Aisyah telah menceriterakan kepadaku bahwa dia pernah menyisir rambut Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam ketika dia sedang haidsh, padahal ketika itu Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sedang i’tikaf di masjid; beliau mendekatkan kepalanya kepadanya (‘Aisyah) dan dia (‘Aisyah) ada di dalam ka...

Kisah Humor Sahabat Rasulullah

Perlu sobat ketahui bahwa sesungguhnya melucu itu tidak haram dan boleh-boleh saja, seperti sahabat-sahabat Rasul yang diantaranya adalah Nu'aiman bin Umar Al-Anshari r.a. Banyak sekali anekdot dan peristiwa-peristiwa lucu atau ganjil yang diriwayatkan darinya. Nu'aiman bin Umar Al-Anshari ra. Merupakan salah satu sahabat yang menyaksikan baitul 'aqabah yang terakhir. Selain itu, dia juga ikut dalam perang Badar, Perang Uhud, Perang Khandaq, dan perang-perang lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa Nu'aiman bin Umar Al-Anshari r.a. adalah kelompok sahabat Anshar yang terdahulu dan pertama-tama masuk Islma (assabiquna al-awwalun) yang diridhai Allah Swt. dan mereka pun ridha kepada Allah Swt. seperti yang termaktub di dalam surat At-Taubah. "Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama masuk Islam dari golongan Muhajiri dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah dan Allah ...

Tangis Rasul di thaif

Siksaan Quraisy terhadap Rasulullah saw semakin menjadi-jadi. Jiwa Nabi saw berada dalam bahaya. Karena itu, beliau mengambil sebuah keputusan sulit: pergi ke Thâ’if. Rasulullala saw tak ingin syiar Islam terhenti hanya karena kekejian yang semakin tak terkendali dari kaum Quraisy. Inilah kali pertama Rasulullah saw berdakwah di luar Makkah.            Thâ’if berjarak 60 mil dari Makkah. Nabi saw pergi ke Thâ’if bersama Zaid bin Hâritsah. Mereka berjalan kaki tanpa menunggangi unta. Tujuannya agar Quraisy tak mencurigai perjalanan yang memakan waktu empat hari itu. Setelah melewati perjalanan yang berat dan melelahkan, Rasulullah saw tiba di Thâ’if. Peluh membasahi tubuh Rasul saw. Hari-hari penuh perjuangan mulai dilalui Nabi saw dan Zaid.      Al-’ Udwâni, seorang periwayat yang pernah bertemu langsung dengan Rasulullah saw, menuturkan, “Aku melihat Rasulullah di Pasar ‘Ukâzh. Beliau menancapkan tongkatnya seperti ...

Kisah Tokoh Munafik Abdullah Bin Ubay Bin Salul

Siapakah ’Abdullah ibnu Ubay? Inilah kisah tentangnya pada suatu hari di tahun keenam Hijriyah. Saat itu, sang Nabi dan para sahabat baru pulang dari perang Bani Musthaliq dan singgah di muraisi’, sebuah oase yang ditumbuhi banyak kurma. Di tempat ini terdapat mata air Bani Musthaliq. Di sinilah Rasulullah dan rombongan mengambil air dan mengisi perbekalan mereka untuk pulang ke Madinah. Adalah ‘Umar ibnu Al-Khaththab menyewa Jahjah ibn Mas’ud Al-Ghifari untuk mengurus kudanya. Jahjah yang merasa mendapat amanah segera menghambur ke mata air. Dia ikut berdesak-desakan. Tak berapa lama, dia sudah saling serobot air dengan Sinan bin Wabar Al Juhani dari kabilah Juhainah. Kabilah ini adalah kaum yang menjadi sekutu bani Aus ibn Khazraj, orang-orang madinah. Jahjah dan Sinan berebut air dan berkelahi. Sinan berteriak memanggil bantuan, Wahai orang-orang Anshar!” Jahjah pun berseru meminta pertolongan, “Wahai orang-orang Muhajirin!” ’Abdullah ibnu Ubay ibn Salul yan...

Kisah Rasul Dengan Penggali Kubur Yang Telah MenZinahi Mayat

Diambil dari Kitab Mukasyafah Al Qulub Karangan Imam Ghazali . Diriwayatkan bahwa pada zaman Rasulullah s.a.w, Umar bin Khaththab, salah seorang sahabat terdekat Rasullulah s.a.w menangis di depan pintu rumah Rasulullah s.a.w. Mendengar suara Umar bin Khaththab berada di luar, maka Rasulullah s.a.w segera keluar dan bertanya kepada Umar bin Khaththab, “Wahai Umar mengapa engkau menangis?” Kemudian Umar menjawab: “Wahai Rasulullah, bersamaku ada seorang pemuda yang telah membuat hatiku sedih dengan tangisnya.” Lalu Rasulullah s.a.w memerintahkan Umar agar membawa masuk anak muda tersebut ke dalam. Atas perintah tersebut, Umar bin Khaththab lalu mengajak pemuda yang datang bersamanya sambil keduanya tetap menangis. Pemuda itu disuruh duduk di depan Rasulullah s.a.w dan Umar Ibnu Khaththab duduk di sebelahnya. Rasulullah s.a.w kemudian bertanya: “Wahai pemuda, mengapa engkau menangis?” Pemuda itu menjawab sambil tetap menangis: “Wahai Rasulullah, dosaku sangat...

Mukjizat Rasulullah

MUKJIZAT RASULULLAH SAW 1. MEMBEBASKAN HUTANG     Kalangan sahabat sudah biasa dan seringkali menyaksikan Rasulullah saw. Memperbanyak makanan sedikit menjadi banyak tanpa menambah sedikit pun. Ini merupakan salah satu di antara mukjizat beliau. Pernah juga jari beliau mengucurkan air yang kemudian dipakai oleh para sahabat untuk berwudu. Dan, satu lagi kelebihan beliau adalah menjadikan buah kurma yang dipetik tidak kunjung habis. Kejadiannya adalah sebagai berikut :   Peristiwa ini dikisahkan oleh Bukhari dari jabir. ia berkata, "Sewaktu bapakku meninggal, ia masih mempunyai utang yang banyak. Kemudian, aku mendatangi Rasulullah saw. untuk melaporkan kepada beliau mengenai utang bapakku. Aku berkata kepada Rasulullah. ya Rasulullah, bapakku telah meninggalkan banyak utang. Aku sendiri sudah tidak memiliki apa-apa lagi kecuali pohon kurma. Akan tetapi, pohon kurma itu sudah dua tahun tidak berbuah. kemudian Rasulullah mengajakku pergi ke kebun ...